Penerbit Argentina Memproduksi Buku Ramah Lingkungan

Untuk memproduksi satu rim kertas, perusahaan biasanya membutuhkan satu pohon kayu. Pohon juga membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk tumbuh. Karena hal itu, buku memang disebut tidak ramah lingkungan.

Perusahaan penerbit asal Argentina ini, Puqeono Editor, berinovatif untuk membuat buku yang bisa ditanam kembali. Buku ini ramah lingkungan karena menggunakan kertas tanpa asam, tinta khusus ramah lingkungan, serta kertasnya dipadukan dengan bibit pohon Jacaranda. 

Buku tersebut berjudul Mi Papa Estuvo en la Selva atau “Ayahku di Hutan” yang ditulis oleh Gusti Limpi dan Anne Decis. Target pembaca buku ini adalah anak usia 8-12 tahun.

Buku tersebut dijuluki “Tree for Tree” karena bahan bakunya yang memang dari pohon dan setelah ditanam akan tumbuh menjadi pohon baru juga. Dengan demikian, pohon Jacaranda tersebut batangnya dapat digunakan kembali batangnya untuk kayu.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *